Takut Dibunuh, Pasukan Terlatih Kawal Jokowi

Jakarta, HanTer – Mabes Polri telah menyiapkan sekitar 82 orang pasukan khusus pengamanan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) usai Pemilu Legislatif. Pengamanan tersebut dilakukan anggota-anggota Brimob pilihan dan terlatih.

Untuk diketahui, Capres PDIP Joko Widodo (Jokowi) selain dikawal 12 Brimob terlatih juga dikawal satgas intelijen. Selain mengamankan, mereka juga diperintahkan menjaga privasi capres dari penyadapan para pesaing politiknya, termasuk dari ancaman pembunuhan terhadap capres dan cawapres.

Terkait hal itu, mantan juru bicara presiden pada era Presiden Abdurrahman Wahid, Adhie M Massardi mengungkapkan, pengamanan capres dan cawapres itu dinilai positif. “Langkah pengamanan ini positif untuk pengamanan capres dan cawapres. Mereka memang harus diamankan dari usaha-usaha pembunuhan yang mungkin saja dilakukan lawan-lawan politik,” kata aktivis Adhie M Massardhie menjawab Harian Terbit, kemarin.

Kabagpenum Kasubsatgas Humas Ops Mantap Brata 2014 Mabes Polri, Kombes Pol Agus Riyanto menambahkan, pihaknya akan memberikan keamanan selama 12 jam penuh. Menurutnya, pengaman yang dilakukan Polri terhadap Capres dan Cawapres standar pengawalan seperti Paspampres. “Para Capres dan Cawapres ini dikawal dalam setiap aktifitas dan kegiatannya hingga kembali pulang sampai ke rumah. Setiap pengawalan dilakukan 8 anggota Brimob,” kata Agus.