Madrid tetap membumi walau menang atas muenchen

Munich - Kemenangan besar atas juara bertahan membuat Real Madrid melangkah ke final dengan kepercayaan diri tinggi. Namun El Real diingatkan tidak jemawa dan tetap menjejakkan kaki ke bumi.

Setelah 12 tahun menunggu Madrid akhirnya kembali menjejak final Liga Champions. Tiket ke partai puncak didapat El Real setelah meraih kemenangan gemilang dengan agregat 0-5 atas sang juara bertahan Bayern Munich.

Selain kalah 0-2 atas Borussia Dortmund di perempatfinal, Madrid tampil tanpa cela di Liga Champions musim ini. Momen lain mereka kehilangan poin adalah saat diimbangi Juventus di fase grup. Selain itu, cuma kemenangan yang didapat Los Merengues dengan total membuat 37 gol.

Rangkaian statistik tersebut membuat skuat besutan Carlo Ancelotti kini jadi kandidat kuat juara. Ronaldo tak menyangkal hal tersebut. Dia mengatakan kalau Madrid datang ke final dengan kepercayaan diri tinggi, namun dimintanya tak jemawa dan tetap menginjak bumi.

"Final ini layak untuk kami setelah tiga kekalahan di semifinal. Sekarang kami bisa ke final dengan kepala tegak, tapi kaki tetap menjejak bumi," sahut Ronaldo seperti dikutip Marca.

Sebelum ini Madrid sudah 12 kali masuk ke final Liga Champions dengan hasil sembilan kali jadi juara (1956, 1957, 1958, 1959, 1960, 1966, 1998, 2000, 2002) dan tiga kali menjadi runner-up (1962, 1964, 1981).

"Masuk ke final dan bertarung untuk jadi juara, itu akan jadi pertandingan yang sulit. Peluangnya 50-50, dan akan ditentukan oleh detail dari kedua tim," sambung dia.

(din/mrp)