Syahrini Pamer Kekayaan dengan Klub PCIx

- Penyanyi Syahrini bikin heboh lagi. Kali ini bukan karena ‘Goyang Morena’ atau ‘Cetar Membahana’, tapi karena kelakuannya membentuk sosialita yang diberi nama ‘Previledge Club Indonesia’ (PCI). Komunitas ini merupakan sekumpulan wanita jet set yang memiliki mobil mewah yang berharga miliaran rupiah.
 
Menurut Syahrini, PCI terbentuk karena kebutuhan akan sebuah perkumpulan yang terdiri dari wanita-wanita tangguh dan tidak untuk dipublikasikan. Ia pun ditunjuk sebagai ketua PCI yang orientasinya bagi wanita yang menyukai dunia otomotif.
 
“Filosofi arti dari PCI adalah kumpulan wanita tangguh seperti cetar membahana gitu,” kata Syahrini di hubungi Harian Terbit, Jumat (2/5).
 
Sebenarnya, diakatakan Syahrini, komunitas yang dibentuknya itu hanya untuk kalangan sendiri dan tidak untuk menjadi konsumsi publik. Makanya ia heran jika banyak media yang menyoroti soal komunitas mobil mewah yang dibentuknya.
 
"Ini hanya untuk kalangan kita-kita saja. Jumlahnya anggotanya pun cuma 25 orang,” terang pemilik mata sendu ini.
 
Sayangnya, setelah menjawab pertanyaan itu Syahrini tidak bersedia komentar lebih jauh. Ia menyerahkan kepada juru bicaranya, Reindhy, untuk melanjutkan wawancara dengan Harian Terbit.
 
Memang kiprah pelantun ‘Aku Tak Biasa’ sebagai artis top Indonesia cukup menarik magnet awak media. Tidak heran, jika segala bentuk apresiasi yang dilakukan Syahrini biasanya selalu menjadi hot isu. Begitu pula ketika dirinya coba memamerkan mobil Lamborghini miliknya saat melakukan konvoi di Jalan S Parman Jakarta Barat ketika meresmikan tempat karaoke ‘Princes’.
 
Menurut Reindhy jumlah anggota komunitas yang terlibat di PCI terbatas jumlahnya. Sedangkan, jenis mobil yang dimiliki anggotanya bervariasi, mulai dari Lamborghini, Ferari, Jaguar hingga Mercedes Bens. Harga per unit mobil tersebut juga miliaran rupiah.
 
“Pokoknya khusus mobil mewah yang bermerek,” kata Reindhy.
 
Bayangkan berapa total biaya dari klub itu jika masing-masing harga per mobilnya berkisar Rp 6 milair. Berarti Rp 6 miliar x 25 orang = Rp150 miliar. Harga yang fantastis untuk sebuah klub yang dihuni oleh para wanita.  
 
Mengenai banyaknya kecaman di sosial media terhadap aksi yang dilakukan oleh Syahrini dan anggota PCI, menurut Reindhy, Syahrini tak bermaksud untuk pamer. Apalagi menari di atas penderitaan kaum miskin.
 
“Awal terbentuk PCI memang untuk kalangan sendiri, tidak ada niat Syahrini untuk mempublikasikannya. Kalau pun terjadi publikasi, itu di luar wewenang kami,” terang Reindhy.
 
Kelakuan lain dari Syahrini yang cukup membuat mata publik terbelalak adalah hobinya yang suka berbelanja ke luar negeri. Bukan satu atau dua kali ini ia menghabiskan uang ke luar negeri, sudah tapi berkali-kali. Anehnya kepergian Syahrini ke luar negeri (Prancis) bukan menggunakan pesawat biasa, melainkan dengan menyewa jet pribadi yang biayanya sangat mahal.
 
“Sebenarnya berita itu (naik jet) sudah lewat dan sudah sempat kita jelaskan. Tapi sekedar untuk diketahui, bahwa semua orang punya kepentingan dan kebutuhan masing-masing, termasuk Syahrini. Sekali lagi itu bukan pamer, tapi ia harus mengejar waktu yang sangat berarti. Mengingat jadwal Syahrini yang padat, jadi dia harus bisa mengatur waktunya. Untuk mengejar waktu, terpaksa menyewa jet pribadi,” tutur Reindhy.
 
Ketika disinggung mengenai jumlah uang yang dikeluarkan Syahrini untuk sekali pergi ke luar negeri, Reindhy enggan menyebutnya. Reindhy juga tidak mau menjawab penghasilan Syahrini yang harus dikeluarkan untuk mobil-mobil mewahnya itu. “Kalau yang itu saya no comment,” ucapnya.
 
Tapi Reindhy menjelaskan bahwa selain sebagai penyanyi dan bintang iklan, Syahrini merupakan pengusaha yang sukses. Hal itu dibuktikan dengan jumlah tempat karaoke yang dimilikinya disejumlah kota di Indonesia.
 
“Perlu dicatat mungkin belum banyak yang tahu kalau Syahrini adalah seorang pengusaha juga. Dalam waktu dekat ini akan membuka 20 outlet karaoke ‘Princes’ miliknya. Belum lagi usaha bulu mata yang jualannya seperti kacang goreng, bahkan sekali jual bisa mendapat omset Rp500 juta. Sebenarnya masih banyak usaha lain dari Syahrini yang tidak perlu kita sebutkan,” jelasnya.
 
Komentar artis:
 
Artis Maria Eva tidak kaget jika ada artis sekelas Syahrini melakukan hal-hal di  atas kewajaran seperti pamer dengan mobil mewahnya. Apalagi artis yang dimaksud merupakan artis papan atas yang sering menjadi perbincangan banyak orang. Ia menilai hak orang untuk melakukan apapun asalkan sesuai antara ucapan dan perbuatan. “Menurut saya sah-sah saja, toh dia punya uang untuk itu,” kata Maria Eva kepada Harian Terbit, Jumat (2/5).
 
Kendati begitu, bintang film ‘Kesurupan Setan’ ini merasa heran dengan hobi yang dilakukan penyanyi Syahrini. Ia sempat tanda tanya dengan penghasilan yang diperoleh Syahrini, mengingat sebagai penyanyi yang belum sekelas Beyonce atau Selena Gomez tentu bisa dihitung jumlah penghasilannya. “Mungkin juga orang-orang pada bertanya seperti itu pada akhirnya. Tapi siapa tahu dia punya bisnis lain yang kita tidak tahu,” terang Maria.

Selain punya koleksi mobil mewah, Syahrini juga sering berbelanja ke Paris Perancis dengan menyewa jet pribadi. Dengan pola hidup seperti itu, bisa dibayangkan dana yang harus dikeluarkan Syahrini untuk sekali bepergian. “Tapi sebaiknya tidak usah dipamerkan, kita khawatir ada pihak-pihak yang tersinggung. Apalagi kita hidup di lingkungan yang masih banyak orang yang tidak mampu. Apa kata mereka nantinya,” tambahnya.
(Romi)